Minggu, 23 Januari 2011

LEMAK TRANS MENGANCAM KESUBURAN PEREMPUAN


Peringatan bagi Anda kaum perempuan. Sebaiknya mulai membatasi makanan olahan yang mengandung lemak trans, seperti biskuit, cake atau pie jika ingin terhindar dari endometriosis. Makanan yang kaya akan kandungan lemak trans, diyakini para peneliti lebih berisiko meningkatkan kondisi rahim yang cenderung tidak subur.

Sebuah studi menemukan bahwa perempuan dengan konsumsi tertinggi lemak trans,
48 persen lebih berisiko mengalami endometriosis dibandingkan dengan mereka yang konsumsinya rendah. Endometriosis bisa terjadi pada satu dari sepuluh perempuan dan dapat menyebabkan infertilitas. Endometriosis merupakan kondisi medis pada perempuan yang ditandai dengan tumbuhnya sel endometrium di luar rahim. Terkadang penyakit ini tidak menimbulkan gejala sama sekali, namun dalam beberapa kasus infertilitas ada pula yang mengalami rasa sakit yang parah.
Dalam penelitian ini, perempuan yang menjadi partisipan diminta untuk mengisi kuesioner berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi setiap empat tahun antara tahun 1989 dan 2001. Peneliti kemudian menghitung seberapa banyak perempuan yang terkena endometriosis. Hasilnya menunjukkan bahwa lemak total dalam pola makan tidak terlalu berpengaruh, namun jenis dari lemak yang dikonsumsi terkait dengan risiko endometriosis. Lemak trans juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Lemak trans merupakan minyak cair yang telah berubah menjadi padat oleh proses yang disebut hidrogenasi dan terdapat dalam ribuan makanan siap saji untuk memberikan tekstur. Proses hidrogenasi merupakan proses pengubahan asam lemak tidak jenuh menjadi asam lemak jenuh. Asam lemak tidak jenuh umumnya ditemukan pada bahan-bahan nabati, seperti minyak sayur, sementara asam lemak jenuh terdapat pada bahan-bahan hewani seperti margarin dan butter.

Seperti yang dilansir dari Telegraph.co.uk, penelitian yang melibatkan lebih dari 70.000 perempuan di Amerika ini, adalah yang terbesar yang melihat hubungan antara pola makan dan endometriosis. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa mengonsumsi empat gram lemak trans sehari dapat menyebabkan kemandulan pada perempuan.

Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan asam lemak omega 3 seperti yang terdapat dalam minyak ikan, tampaknya mampu melindungi kelainan dalam rahim. Para partisipan yang mengonsumsi bahan makan makanan kaya omega-3 fatty acid dapat melindungi diri dalam melawan penyakit ini dan mengalami penurunan risiko hingga 22 persen.

Penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal Human Reproduction menyebutkan bahwa lemak trans meningkatkan peradangan dalam tubuh mendorong sel-sel jahat pada lapisan rahim untuk tumbuh, sementara omega-3 fatty acids bertindak untuk menyusutkan pertumbuhan mereka.

Penulis utama Dr Stacey Missmer, seorang asisten profesor kebidanan, ginekologi dan biologi reproduksi di Brigham and Women's Hospital dan Harvard Medical School di Boston, Amerika, mengatakan: "Studi ini memberikan indikasi yang kuat bahwa kami di jalur yang benar dalam mengidentifikasi bahwa makanan yang kaya Omega-3 minyak dapat melindungi dari endometriosis sementara lemak trans memiliki efek yang merugikan."

Sumber Asli:  http://www.conectique.com/get_updated/article.php?article_id=8520

Tidak ada komentar:

Posting Komentar