Minggu, 08 Juli 2012

SEHAT BERPUASA BAGI YANG BERMASALAH


Kadang kita dengar cerita, ada orang yang berpuasa namun berat badannya malah naik, namun ada pula yang merasa lemas seharian. Lalu ada pula kekhawatiran bagi orang yang maag bila berpuasa takut maagnya kambuh. Ini semua terkait dengan pengaturan makan selama puasa, termasuk bagaimana bila seorang lanjut usia (lansia) dan penderita kencing manis (diabetes mellitus / DM) berpuasa.
Saat berpuasa, apalagi puasa sebulan penuh pada bulan Ramadhan, asupan makanan dan minuman ke dalam tubuh umumnya berkurang. Tak heran mereka yang menjalani puasa rata-rata akan mengalami peurunan berat badan sekitar 2 - 3 Kg.
Lantas, mengapa ada orang berpuasa yang justru terus menggemuk dari hari ke hari? Jika terjadi demikian, segera evaluasi, kemungkinan ada kesalahan dalam jenis dan pola makan yang dijalani selama puasa. Meski puasa Ramadhan sudah berjalan beberapa hari, tidak ada salahnya mengubah dan memperbaikinya sekarang

PUASA METODE DIET CIPTAAN TUHAN

Tahukah kita, sebenarnya Tuhan juga menciptakan sebuah metode diet yang dinamakan puasa. Jika Anda pemerhati gizi, tentu mengenal berbagai metode diet dan mungkin Anda salahsatu pengikutnya. Seperti diet Atkin (diet harimau), vegetarian, PHA (peningkatan hormon alami), zona (the zone), foodcombining, Rendah Indeks Glikemik, seimbang dan lainnyayang muaranya mengklaim dapat membuat tubuh menjadisehat dengan optimal. Dari berbagai jenis diet yang ada, seharusnya muslim yang paling bersyukur karena di dalam Islam dibekali Allah Yang Maha Kuasa dengan sebuah metode diet bernama Puasa. Tetapi ironisnya, justru muslim sendiri kurang populer terhadapdiet ciptaan Allah Yang Maha Sempurna itu digunakan dalamkehidupan sehari-hari, baik untuk memperoleh kesehatan yang optimal maupun terapi berbagai macam penyakit. Padahal Nabi Muhammad bersabda: "Puasalah, niscaya kamu sehat."