Kamis, 12 Juli 2012

DIET PMS (PREMENSTRUAL SYNDROME)


PMS (Premenstrual Syndrome) atau dikenal dengan sindrom prahaid ditandai dengan sederet gejala, baik fisiologis maupun psikologis, yang dibedakan 4 kelompok. 
1.   Kelompok Pertama: berupa ketegangan   saraf, perasaan sensitive, mudah tersinggung, kadang-kadang mudah tersentuh gampang menagis, suasana hati tidak nyaman, cemas, sulit konsentrasi.
2.       Kelompok Kedua : Depresi, mudah lupa, sulit konsentrasi, sulit tidur, kebingungan, penggugup.
3.      Kelompok Ketiga:  Munculnya keranjingan makan secara temporer , biasanya terhadap makanan gurih dan manis. Bisa disertai sakit kepala, sakit punggung, pegal, jantung berdebar, bahkan pingsan.
4.       Kelompok Keempat: Sindrom hiperhidrasi yang ditandai bertambahnya berat bedan, pembengkakan payudara disertai rasa sakit, pembengkakan pada kaki dan tangan, perut kembung kadang disertai mual dan sembelit, timbul jerawat.

Penyebab
Penyebab terjadinya PMS belum diketahui dengan jelas , akan tetapi di duga karena ketidak seimbangan pasangan hormone estrogen-progesteron di dalam tubuh. Konsentrasi strogen yang mendadak melimpah membuat progesterone kewalahan, sehingga terjadi ketidak seimbangan.
KONDISI
TERAPI DIET
Membanjirnya hormone estrogen antara lain disebabkan ketidak mapuan tubuh memecah estrogen. Ini terjadi jika konsumsi vitamin B komplek . Khususnya

-          Tinggi Vitamin B6 (Piridoksin) jika perlu suplementasi dosis dibawah 100mg/hari.
Tubuh kesulitan membuang kelebihan hormone estrogen
-          Tinggi serat kasar
-          Cukup Magnesium
-          Cukup Kalsium
-          Cukup Seng
-          Batasi konsumsi Gula
Gejala Hiperhidrasi, yaitu kelebihan dan penimbunan air  dalam tubuh yang mengakibatkan pembengkakan.
-          Cukup konsumsi air
-          Batasi Natrium (garam)
-          Lemak Jenuh
-          Hindari Kafein

BAHAN MAKANAN YANG DIANJURKAN
ZAT GIZI
SUMBER BAHAN MAKANAN
Vitamin B6
Ragi, ikan segar terutama ikan Tuna, hati sapi / ayam, kacang-kacangan (kedelai, tempe, kacang merah, kacang tolo, Pisang, anggur, alpukat, kenari, beras merah.
Magnesium
Kacang mete, apel, jagung manis, kerangdan hidangan laut lainnya, lalap mentah, sayuran daun hijau, kedelai, tempe.
Kalsium
Kedelai, tempe, tahu, kacang hijau, wijen, rebon kering, teri, oats, bayam, daun kacang panjang, daun labu, daun papaya , daun melinjo, daun singkong, daun katuk, sawi, selada air.
Seng
Hati, ayam,  kerang, rajungan, oats, lobster, ikan salmon.
Serat Kasar
Kacang tolo, kacang hijau, kacang merah, kedelai, jambu biji, daun singkong, daun papaya, daun kacang panjang, kecipir, buncis, nangka muda, jamur, kangkung, bayam, buah-buahan.

MAKANAN YANG DIHINDARI
ZAT GIZI
SUMBER BAHAN MAKANAN
Lemak Jenuh
Gajih/lemak hewan, daging berlemak, kelapa tua, santan kental, minyak kelapa, susu berlemak, keju, margarine, mentega
Kafein
Kopi, teh yang kental, cokelat, minuman ringan  
Gula
Gula pasir, gula merah, sirup, selai, jeli, susu kental manis, kue yang terlalu manis seperti dodol, donat lapis gula, cake.
Natrium
Garam dapur, kecap, kornet, Makanan yang diolah dengan MSG, Margarin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar